Apasih Food Combining Diet
“Aku doyan makan segala, kalo
diminta diet, aku enggak sanggup, hehee… FC itu buat aku sih diet sehat dan
enak”
Itu
komentar seorang teman tentang sesuatu bernama FC, food combining. Bagi saya FC
itu pola makan paling gampang dan asyik. Asyiknya, saya bisa makan sampai
kenyang dan enggak benar-benar berpantang sesuatu, seperti vegetarian misalnya.
FC juga sangat simpel, enggak perlu hitung-hitungan kalori, juga menakar-nakar
makanan yang akan disantap. Sederhana!
Dalam
diet konvensional kita perlu makan lebih
sedikit dan berolahraga lebih banyak. Pada Food Combining Diet, kombinasi
makanan yang berbeda memiliki efek yang berbeda pada apa yang terjadi di dalam
perut selama pencernaan, dan inilah kunci kesehatan dan penurunan berat badan dari
program diet ini.
Dasar Teori
Argumen
untuk menggabungkan makanan didasarkan pada gagasan bahwa berbagai jenis
makanan memerlukan proses pencernaan yang berbeda. Dengan demikian, mengonsumsi
kombinasi makanan tertentu, khususnya makanan kaya protein dengan makanan kaya
karbohidrat, mengurangi penyerapan nutrisi.
Praktek
memisahkan asupan makanan tertentu telah ada sejak zaman kuno (susu dan daging
tidak dapat dikonsumsi bersamaan), namun penggabungan makanan untuk keperluan
kesehatan yang lebih baik adalah konsep yang lebih baru. Hay Diet, yang
dikembangkan pada tahun 1920 oleh seorang dokter bernama William Hay,
menempatkan semua makanan ke dalam satu dari tiga kelompok: asam , basa atau
netral . Dia berpendapat bahwa menggabungkan makanan asam ( makanan kaya
protein seperti daging, ikan dan susu) dengan makanan alkali (makanan kaya
karbohidrat seperti biji-bijian, kentang dan beras) menyebabkan penumpukan
produk akhir asam yang berbahaya bagi tubuh.
Kombinasi Serasi dan Tidak Serasi
Food
Combining Diet adalah program diet yang membantu meningkatkan pencernaan Anda
sehingga Anda mendapatkan energi dan gizi maksimal dari makanan Anda, membantu
Anda merasa lebih sehat dan lebih berenergi, dan untuk mencapai dan
mempertahankan berat badan yang sehat.
Proses
pencernaan, terutama saat Anda sudah makan dengan porsi besar, membutuhkan
energi yang besar. Itulah sebabnya mengapa Anda merasa mengantuk setelah makan
besar: tubuh Anda dipaksa untuk mengalihkan begitu banyak energi dari proses
lain ke pencernaan.
Food
combining juga mengatur bagaimana makanan dimakan berdasarkan kerja enzim dalam
pencernaan. Dalam food combing dikenal kombinasi serasi dan tak serasi. Kombinasi
Makanan yang baik berarti mengonsumsi makanan yang memudahkan proses
pencernaan, sehingga makanan bisa dipecah dan nutrisi diserap dan digunakan
untuk energi.
Prinsip padu-padan yang utama
adalah:
1.Sebelum mengkonsumsi makanan
apapun, sebaiknya konsumsi buah terlebih dulu.
Mitos
bahwa makan buah sebelum makan bisa menyebabkan sakit perut ternyata salah
besar. Justru sebaliknya, tubuh akan jauh lebih sehat dan pencernaan lancar
ketika kamu mengkonsumsi buah sebelum makan. Buah akan lebih mudah dicerna
ketika ia masuk ke pencernaan sendirian tanpa tercampur makanan lain. Dan
ketika kamu menggabungkan buah dengan makanan lain atau mengkonsumsi buah
setelah makan, gula dalam buah akan sulit dicerna. Akibatnya, pencernaan bisa
terganggu.ahulu.
Jika
Anda khawatir dengan gula darah Anda, makanlah beberapa sayuran hijau setelah
buah Anda, karena ini akan membantu menjaga gula darah tetap stabil.
2. Hindari menggabungkan karbohidrat dan protein dalam
setiap menu makanan.
Makanan
yang mengandung protein tinggi, seperti daging, ikan, unggas dan telur, memicu
perut Anda untuk mengeluarkan asam HCl dan pepsin, meningkatkan keasaman di
perut Anda untuk memecah makanan ini. Karbohidrat tidak dicerna dengan baik di suasana
asam tersebut. Tunggu paling tidak tiga jam setelah makan karbohidrat untuk
makan protein.
Sayuran
yang baik untuk dimakan dengan protein adalah sayuran hijau, wortel, seledri,
kacang hijau, selada, bawang merah, daun bawang, lobak, zucchini, labu kuning,
mentimun, bit dan kecambah. Sayuran laut termasuk kelp, agar, nori, selada
laut.
Jika
selama ini kamu selalu menggabungkan protein dengan karbohidrat dalam satu menu
makanan, wajar saja jika kamu sering mengalami masalah pencernaan. Rupanya
karbohidrat dan protein bukan perpaduan yang tepat untuk dikonsumsi. Ganti menu
karbo plus protein dengan perpaduan karbohidrat dengan sayur atau protein
dengan sayur supaya dietmu lebih berhasil.
Contoh menu food combining
Pertama,
saat bagun pagi, diawali dengan minum segelas air jeruk nipis hangat. Ingat
TANPA GULA! Mengapa jeruk nipis peras? Maksudnya adalah untuk menyegarkan
kembali liver yang sudah semalaman bekerja mendetoks tubuh. Apa enggak perih
minum asam, padahal perut masih kosong? Jawabnya, enggak. Tetapi tetap setiap
orang mungkin punya pengalaman berbeda. Ada yang merasa perih saat mencoba
minum si jeniper ini. Kalau masih takut, ya sudah, skip saja.
SARAPAN:
Buah
BRUNCH:
Jika Anda merasa lapar lagi satu atau dua jam setelah sarapan buah Anda,
kudapanlah yang mengandung protein atau pati, tapi tidak keduanya. Telur dadar
vegan atau oatmeal adalah pilihan bagus.
MAKAN
SIANG: Protein dan banyak sayuran.
MAKAN
MALAM: Pati dengan banyak sayuran.



0 komentar:
Posting Komentar